Vila Mungil Kami Terusik oleh Gempa Tasik

Rumah Rusak Akibat Gempa Tasik

Bagian belakang rumah Bapak Hanafi yang rusak-4

Rumah Rusak Akibat Gempa Tasik

Bagian belakang rumah Bapak Hanafi yang rusak

Bagian belakang rumah Bapak Hanafi yang rusak-2

Bagian belakang rumah Bapak Hanafi yang rusak-3

Yuk! Ramaikan Karnaval di Bumiayu

Perayaan kemerdekaan RI tinggal beberapa hari lagi, sukacita menyambut kedatangannya kini mulai terlihat di mana-mana khususnya di kalangan para pelajar, dari mulai Taman Kanak-kanak sampai dengan tingkat SMA. Puncak keramaian biasanya tidak terjadi pada hari H tanggal 17 Agustus tapi sebelum dan sesudahnya. Seperti di desa kami, saat tanggal 17 itu hanya mempersiapkan diri untuk mengikuti upacara, sedangkan kegiatan untuk meramaikan perayaan ini dilaksanakan seminggu sebelum hari H dan ditambah satu hari setelah hari H yaitu kegiatan pameran pembangunan atau lebih  dikenal dengan Karnaval. Kegiatan karnaval menjadi daya tarik yang luara biasa di kampung kami, walau pun kegiatannya dari tahun ke tahun tidak terlalu banyak mengalami perkembangan, tapi antusias warga untuk menyaksikannya tak kunjung surut. Mari ita ramaikan karnaval di kampung kita. Karnaval yang bermutu

Profesi Penting Yang Terlupakan

Orang Bumiayu Dimanjakan oleh Lorena, Benarkah?

Bumiayu yang saya sebut sebagai Kota Kecil, dan sangat kecil ini banyak melintas bus antar kota antar provinsi atau yang sering disebut dengan Bus AKAP, masyarakat pengguna jasa angkutan darat di sini paling banyak adalah pengguna jurusan Bumiayu-Jakarta, jurusan lainnya adalah Bumiayu-DI Yogyakarta, Semarang, Solo, Semarang, Pekalongan, dan ada Antar Lintas Sumatera (ALS), dll. Saya sebagai pengguna Jurusan Bumiayu-Jakarta mengenal Bus di Bumiayu antara lain ada Sinar Jaya, Dedi Jaya, Dewi Sri, hanya tiga ini lah yang sering saya gunakan. Namun, dari tiga bis yang saya sebutkan terakhir tadi adalah alternatif terakhir jika tidak ada bis lagi.
Yang saat ini ramai dibicarakan orang Bumiayu adalah Bus Lorena. Peminat Bus Lorena rupanya semakin meningkat, apa penyebabnya? apakah tiketnya lebih murah, apakah pelayanannya memusakan, atau karena sopirnya adalah abg yang semlohai.
Jika ditilik dari harga tiket, maka tiket yang diberlakukan Lorena saya pikir standar dengan harga yang lain, pelayanan juga rata-rata begitu. Lalu apa daya tarik lorena.
Menurut saya dari beberapa kelebihan Bis Lorena yang membuat lorena banyak dilirik orang (Bumiayu khususnya) adalah service makan gratis, inilah daya tarik paling kuat, yang kedua adalah harga tiket yang hampir sama dengan harga tiket bis ekonomi bis lain yang tanpa AC namun Lorena menyediakan AC, katakanlah sama-sama tiket lima puluh ribu namun Lorena menyediakan AC dengan harga tiket yang sama dengan tiket bus lain yang ekonomi. Kenyataannya bagimana?
Benar, Lorena memberikan servis makan gratis di rumah makan, dan Bis Lorena jarang yang tidak ada Ac-nya, hampir semua Bis Lorena ber-AC. Bis Lorena tidak ada kelas Ekonomi, kelas terendah adalah kelas bisnis, diatas Bisnis ada kelas VIP, lalu kelas eksekutif, dan yang paling mewah adalah kelas Super eksekutif.
Lalu, apa kelemahan lorena? Soal makan tidak ada kelemahan, karena untuk Jurusan Bumiayu-Jakarta tidak ada bis lain yang memberikan makan gratis selain Bis Lorena, walau makan ala kadarnya (mirip menu sarapan di jakarta kalee), tapi ini menjadi istimewa karena diberikan secara cuma-cuma, coba saja kalau naik bis lain, kita cuma makan lontong dan sepotong gorengan, dan itu pun harus bayar. Beda kan dengan lorena? Di sinilah keistimewaan Bis Lorena bagi kita-kita Orang Bumiayu.
Yang jadi tanda tanya adalah soal AC, Lorena semuanya ber-AC, tapi kok panas yah? apa lagi kalau siang hari, suasananya hampir sama dengan naik bis ekonomi yang kacanya dibuka. Soal tempat duduk juga harus mendapat perhatian, bangku lorena serasa lebih sempit 25% dibanding dengan bangku bis lain, Benarkah?

Nama-Nama Anak Yang Jenius Versi Orang Jawa

SIAPA TAU BERMANFAAT UNTUK NAMA ANAK ANDA

Ini dari Teman yg orang Jawa:
Dibalik nama-nama pria Jawa sesungguhnya ada harapan
tertentu dari
orangtuanya, agar anaknya kelak kalau besar bisa
sesuai yang
diharapkan.

Contohnya :
- Pandai menanam bunga, diberi nama Rosman.
- Pandai membaiki mobil, diberi nama Karman.
- Pandai main golf, diberi nama Parman.
- Pandai dalam korespondensi, Suratman.

- Gagah perkasa, Suparman.
- Kuat dalam berjalan, Wakiman.
- Berani bertanya, Asman (askman).
- Ahli membuat kue, Paiman.

- Pandai berdagang, Saliman.

- Pandai melukis, Saniman.
- Agar jadi orang kaya, Sugiman.
- Agar besar nanti padai cari muka, Yasman

- Suka begituan, Pakman
- Suka makan toge goreng, Togiman
- Selalu ketagihan, Tuman

- Suka telanjang, Nudiman

- Selalu sibuk terus, Bisiman
- Biar pinter main game diberi nama Giman
- Biar bisa sering cuti diberi nama Sutiman
- Biar jadi juragan sate diberi nama Satiman

- Biar jadi juragan trasi diberi nama Tarsiman

- Biar pinter memecahkan problem diberi nama Sukarman
- Biar kalau ujian ndak usah mengulang diberi nama Herman
- Biar pinter bikin jus diberi nama Yusman

- Biar jadi orang yang berwibawa diberi nama Jaiman
- Biar jadi pemain musik diberi nama Basman

- Biar awet muda diberi nama Boiman
- Biar pinter berperang diberi nama Warman
- Biar jadi orang Bali diberi nama Nyoman
- Biar jadi orang Sunda diberi nama Maman
- Biar lincah seperti monyet diberi nama Hanoman

- Biar jadi orang Belanda diberi nama Kuman
- Biar tetep tinggal di Jogja diberi nama Sleman
- Biar jadi tukang sepatu handal diberi nama Soleman
- Biar tetep bisa jalan walau ndak pake mesin diberi nama Delman

=======================
Sumber : Millist Banyumasan
Dikirim Oleh: Riffai ~