Bus Sinar Jaya Mulai Terkena Virus Nakal Dewi Sri

Lima tahun yang lalu dalam perjalanan saya sering sekali  dikecewakan oleh Ulah Nakal PO Dewi Sri, oleh karena itu  sejak saat itu sebisa mungkin saya menghindari Bus Dewi Sri selagi masih ada Bus lain. Alternatifnya adalah Bus Sinar Jaya dan Dedy Jaya. Dipikir-pikir antara Sinar Jaya dengan Dedy Jaya masih lebih memilih sinar jaya karena Bus Sinar Jaya terkesan bersih dan memiliki jargon “Melayani Penumpang”. Dengan pertimbangan inilah saya lebih sering menggunakan Bus Sinar Jaya. Namun apa boleh dikata, kesan bersih tinggal lah kesan, jargon baik tinggal lah jargon, yang namanya orang jualan tentu saja ngomongnya yang baik-baik. Al-kisah pada tanggal 21 April saya menggunakan Bus Sinar Jaya dari Terminal Kampung Rambutan jurusan Purwokerto, kami akan turun di Bumiayu,  mengingat hari itu adalah hari libur kemungkinan bus akan penuh. Saya berangkat bertiga dengan anak saya yang berumur 5 tahun. Sebelum membeli tiket saya tanyakan kepada bagian ticketing dan supir serta kondektur yang akan membawa bus itu “Apakah kami akan dioper?” Mereka kompak menjawab, “Tidak, bus ini tujuan akirnya adalah purwokerto”. Karena mereka menjawab seperti itu, mantap lah hati kami. Lalu kami membeli tiga lembar tiket seharga Rp 60.000 termasuk anak saya yang berumur 5 tahun pun saya belikan tiket agar dia bisa istirahat dalam perjalanan dan tidak merepotkan untuk dipangku. Namun setelah sampai di rumah makan daerah Indramayu mereka (sopir dan Kondektur) balik lidah, mereka tidak mau mengaku bahwa di terminal kampung rambutan tadi mereka bilang tidak akan mengoper penumpang. Dengan alasan yang tidak jelas mereka ngotot menurunkan kami bertiga, saat itu sekitar jam satu malam anak saya tertidur dalam gendongan saya. Beberapa kali saya ditawari Bus lain oleh kru, saya naik, namun hanya tersedia satu kursi sedangkan saya punya 3 tiket, tentu saya menolak, saya turun lagi, sekitar satu jam saya turun naik mencari Bus yang tersedia kursi untuk kami bertiga. Dalam kondisi seperti ini tentu kami harus membela diri, kami mengadu ke crew Sinar Jaya yang ada di situ, namun aneh, aneh, aneh bin ajaib, dan jawabannya sangat menyakitkan kami. crew Bus Sinar Jaya bilang : “Ini sudah sistemnya seperti ini, Bapak harus ikuti, kalau Bapak tidak terima silahkan cari Bus lain”. Saya baru tau ternyata manajemen Sinar Jaya seperti ini. Settan!!!!

This slideshow requires JavaScript.

 

Ikatan Persaudaraan Alumni SMU Muhammadiyah Bumiayu

Ikatan Persaudaraan Alumni SMU Muhammadiyah Bumiayu  ’01 (IPASumbu ’01)

Sekilas tentang pertemuan Ciomas, Bogor 4 November 2012

Ini adalah hari bersejarah bagi rekan-rekan Alumni SMU Muhammadiyah Bumiayu. Ditempat ini kami bertemu, berkumpul, bersendau gurau dan ada pula yang saling cubit-mencubit, tentu cubitan sayang. Walau tidak terlalu banyak yang hadir namun pertemuan ini sungguh terasa hangat, kehangatan itu nampak sekali ketika Pembina Kita (Muhammad Amru) memberikan sambutan mewakili tuan rumah. Amru yang

Gambar

hobi ngoceh selalu bikin hangat suasana, suara tawanya mampu merontokkan buah jambu tetangga yang saat itu sedang berbuah lebat, didukung oleh husen mubarok yang punya lilrikan maut tak tertandingi, walau banyak diam tapi sesungguhnya husen adalah orang yang paling gembira pada saat itu, kegembiraan itu nampak jelas terlihat di jakun husen yang naik turun menyaksikan lipstik merah marun menghiasi wajah jannah

Gambarlaksana bidadari turun dari curug nangka yang gagal dikunjungi. Sungguh. Kehangatan ini disempurnakan oleh Ogie

Gambaryang hobi dan mahir banget soal jeprat-jepret, walau si Iman rada kaget dan takut menyaksikan kilatan cahaya kamera-nya Ogi, namun ketakutan itu berubah menjadi kebahagiaan lantaran si tuan rumah (Anis) dengan sigap menghadiahi Iman dengan semangkok cabe rawit dan sepiring gorengan.

Gambar

Selain kehangatan yang dapat kami rasakan, pertemuan ini juga banyak membawa berkah dan kewibawaan, ini dapat kami rasakan ketika Harry (sang penjaga Brankas di kemen-Keu) menyampaikan petuahnya, jenggot panjang yang menari-nari dibawah dagunya selama ia bicara membuat kami salut padanya. Konon katanya usia jenggot itu lebih tua dari usia anaku, harry sudah miara jenggot itu sejak 2004, sedangkan anakkku baru terlahir 2005. Subhanalloh. Walau kami sedikit kuatir dengan orang berjengot, namun kami yakin bahwa jenggotnya harry adalah jenggotnya nabi. Amiin.

Gambar

lebih penting dari itu semua adalah bahwa pada pertmuan ini telah disepakati nama, dan kepengurusan forum ini. Berikut ini adalah kepengurusan Ikatan Persaudaraan Alumni SMU Muhammadiyah Bumiayu 2001 periode 2012 sampai …..

==========================================================================

Nama organisasi : Ikatan Persaudaraan Alumni SMU Muhammadiyah Bumiayu 2001

Sifat Organisasi : non formal, non partisan, sangat sosial kemasyarakatan

==========================================================================

Pembina : Muhammad Amru

Ketua       : Ogie

Bendahara: Anis Watin

Tim ini itu : Rahmat Alamsyah, Husen Mubarok, Hari, Iman, Fitri, Dewi Lutfiyanti, Janah

==========================================================================

Nomor Rekening: 001-0101-2-01-011154 Bank Perkereditan Rakyat, Bogor. atas nama Anis Watin

==========================================================================

Gambar

Camcer Mapala raflesia Unindra

Kawah ratu Gunung Salak

Gambar

Gambar

Gambar

 

Gambar

Mapala Raflesia Universitas Indraprasta

Mapala Raflesia Universitas Indraprasta

Barang dengan harga tidak rasional ini saya beli di Mini Market Alfa Mart

Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

Ini adalah sebuah gantungan baju dengan merk GREEN LEAF, terbuat dari bahan plastik biasa, 100% bahan plastik, dengan model dan bentuk yang sangat sangat sangat sederhana.Jika saya belanja di kaki lima atau di tukang prabot keliling maka barang ini bisa dibeli dengan harga tidak lebih dari Rp 15.000 per lusin –12 biji–(Lima belas ribu rupiah), bahkan ada yang sepuluh ribu dapat tiga macam. Tahukah anda berapa harga gantungan baju ini per tengah lusin-nya???

llihat sendiri struk belnja ini:

Gambar

Dengen sejuta penyesalan saya telah membelinya karena barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan.Saya merasa terjebak karena di rak barang tersebut tidak ada informasi harga. Mengapa saya membelinya, karena saya berfikir barang semacam itu bisa ditebak harganya tidak lebih dari lima belas ribu rupiah. Ternyata saya salah. Assssssssem.

 

 

BBM Pasti Naik Tahun Ini

Mantan wapres kita sudah mengisyaratkan bahwa idealnya BBM itu naik, beliau juga menyebutkan kisaran angka kenaikna itu  sekitar Rp 2.ooo,–. Saya prediksikan bahwa tahun ini pasti akan ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Mengapa? Lain dulu lain sekarang. Dulu pemerintah ngotot menurunkan harga BBM dengan alasan bahwa harga minyak dunia turun. Sekarang harga minyak dunia sudah merambat naik, makanya pemerintah telah dan sedang merencanakan kenaikan harga BBM itu.

Namun fluktuasi harga minyak dunia bukanlah penyebab naik dan turunnya harga BBM di Indonesia. Naik dan turunnya harga BBM di Indonesia lebih dipengarui oleh kepentingan politik. Dulu pemerintah menurunkan harga BBM dengan harapan bahwa kinerja pemerintahan periode itu dianggap bagus oleh masyarakat, ini dimaksudkan agar pencalonan kepemimpinan periode berikutnya mendapat simpati dari masyarakat. Dan ternyata skenario itu berhasil dan “Sukses besar”. Sekenario itu rupanya sudah tidak pas lagi jika diterapkan di jaman sekarang karena pemimpinnya sudah menjabat selama dua periode. Peluangnya sudah habis.  Sekarang jika pemerintah menurunkan harga BBM apa untungnya? Pemerintah malah rugi, terutama sang pemimpinnya. Kalau sudah begini kenapa harus diturunkan, naikkan saja.

Partai Persatuan Pesbuk Indonesia

Bangsa Indonesia adalah bangsa konsumerisme (menurut analisa saya pribadi). Indonesia sangat tidak cocok bila disebut sebagai negara produsen. Apa buktinya? jangan tanyakan itu kepadaku tapi mari kita rasakan bersama-sama. Lihatlah seisi rumah kita, bagian manakah yang merupakan produk kita sendiri? hampir tidak ada, semuanya hasil beli. Motor yang kita pakai, itu buatan Jepang, Mobil yang kita pakai itu buatan Eropa, panci dapur yang kita pakai, itu pun buatan Cina. Panci dan Kompor Produk Cawang hampir tidak ada. Spare part kendaraan produk Cileungsi tak mamu memberi label “Made in Indonesia”, mereka lebih suka memberi label “Made In China/ made in Jepang/dll”. Asyik bukan? Ya.

Tidak hanya di dunia nyata saja, di dunia maya pun konsumerisme bangsa kita sangat kelihatan nyata. Lihatlah pesbuk http://www.facebook.com. siapa yang tidak kenal pesbuk, semuanya cinta, semuanya suka, walaupun ada sebagian ulama yang mengharamkannya, tapi cinta itu tidak bisa dilarang, bahkan makin tinggi kadar cinta itu sehingga mewabah kemana-mana. bahkan saking cintanya Indonesia pernah menjadi peringkat tertinggi pengguna pesbuk, walaupun kini posisi itu telah tergeser oleh India, namun ternyata hasil survey menunjukkan bahwa setiap hari ada ada sekian ribu pengguna pesbuk baru di Indonesia.

Jangan sia-siakan kesempatan ini. Pesbuk tema yang paling asyik untuk dibicarakan. Dirikanlah Partai Pesbuk, saya yakin partai ini akan mampu menandingi Partai Golkar, Partai Demokrasi Perjuangan, dan partai Nasdem yang setiap hari kampanye.

Hayoooo kita dirikan Partai Persatuan Pesbuk Indonesia.