INI ADALAH OPINI SEPUTAR LASKARA PELANGI KARYA ANDREA HIRATA, BAIK OPINI TENTANG NOVEL MAUPUN FILMNYA. DIKUMPULKAN DARI BERBAGAI SUMBER.
Sejujurnya, kecuali bagian sampulnya, sehuruf pun aku belum pernah mbaca novel “Laskar Pelangi” yang konon fenomenal itu; cuma tahu garis besar ceritanya. Bukan apa-apa, sih. Bukan nggak tertarik untuk beli atau bahkan nggak punya duit untuk beli buku itu. Nggak mungkin! Sama sekali nggak mungkin. Anak muda kaya-raya seperti aku manalah mungkin sampai nggak punya duit buat beli buku yang diprediksi bakal jadi buku legendaris di Endonesa itu, ya kan? selengkapnya…………..
Laskar Pelangi, Empat Teman Sejati Menjadi Sumber Inspirasi
Ada yang menjadi guru, ada pula yang punya warung kopi. Inilah empat tokoh yang menjadi sumber inspirasi Andrea. selengkapnya……….

dear laskar pelangi…
ide cerita sederhana dan bagus.
saya senang ada orang punya kommitmen untuk melayani dan berbagi bagi orang lain, supaya mereka mampu hidup dalam kemandirian…. dan berhasil.
namun dari segi cinematografi, saya menilai bahwa laskar pelangi ini sangat jelek…. alurnya lambat, dan membosankan. tetapi alur seperti itu adalah gaya khas film indonesia…. lambat. mohon maaf. trims.
saya sependapat dengan anda
saya kecewa berat setelah nonton filmnya
sebelumnya saya berangan2, “ini pasti seru”
lebih seru dari novelnya
ternyata….eh…ternyata
dan yg membawa kesan lucu adalah bhw pesan itu diperuntukkan untuk kalangan menengah ke bawah tapi lokasi pemutaran filmnya jauh dari jangkauan targetnya
dan saya kuatir kalo pesan dalam film itu tidak sampai.
fikirian kecil saya mengatakan bhw film itu hanya mengutamakan keuntungan materi semata