Bangsa Indonesia adalah bangsa konsumerisme (menurut analisa saya pribadi). Indonesia sangat tidak cocok bila disebut sebagai negara produsen. Apa buktinya? jangan tanyakan itu kepadaku tapi mari kita rasakan bersama-sama. Lihatlah seisi rumah kita, bagian manakah yang merupakan produk kita sendiri? hampir tidak ada, semuanya hasil beli. Motor yang kita pakai, itu buatan Jepang, Mobil yang kita pakai itu buatan Eropa, panci dapur yang kita pakai, itu pun buatan Cina. Panci dan Kompor Produk Cawang hampir tidak ada. Spare part kendaraan produk Cileungsi tak mamu memberi label “Made in Indonesia”, mereka lebih suka memberi label “Made In China/ made in Jepang/dll”. Asyik bukan? Ya.
Tidak hanya di dunia nyata saja, di dunia maya pun konsumerisme bangsa kita sangat kelihatan nyata. Lihatlah pesbuk www.facebook.com. siapa yang tidak kenal pesbuk, semuanya cinta, semuanya suka, walaupun ada sebagian ulama yang mengharamkannya, tapi cinta itu tidak bisa dilarang, bahkan makin tinggi kadar cinta itu sehingga mewabah kemana-mana. bahkan saking cintanya Indonesia pernah menjadi peringkat tertinggi pengguna pesbuk, walaupun kini posisi itu telah tergeser oleh India, namun ternyata hasil survey menunjukkan bahwa setiap hari ada ada sekian ribu pengguna pesbuk baru di Indonesia.
Jangan sia-siakan kesempatan ini. Pesbuk tema yang paling asyik untuk dibicarakan. Dirikanlah Partai Pesbuk, saya yakin partai ini akan mampu menandingi Partai Golkar, Partai Demokrasi Perjuangan, dan partai Nasdem yang setiap hari kampanye.
Hayoooo kita dirikan Partai Persatuan Pesbuk Indonesia.
Filed under: Umum
